LAPORAN PRAKTIKUM
INSTALASI KOMPUTER
MODUL Vl
Di susun Oleh :
HANY NGATIKOH
163310020
TEKNIK KOMPUTER
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
STMIK AKAKOM
YOGYAKARTA
2016
PEMBAHASAN
Pengertian
System Restore
System Restore adalah sebuah sytem / fitur yang terdapat pada operating system
windows yang digunakan untuk mengembalikan suatu konfigurasi (rekonfigurasi) sistem komputer
kedalam bentuk konfigurasi yang telah berlaku sebelumnya. Nah, system ini
merupakan salah satu fitur (utility)
dalam OS windows yang sangat berguna. Kemudian system restore ini juga
merupakan salahsatu fitur pada windows untuk mengembalikan sistem ke titik
tertentu sebelumnya. Seperti halnya melakukan “Undo” terhadap sistem komputer
tanpa mempengaruhi file personal seperti email, dokumen, foto, dsb.
Fungsi system restore
Fungsi fitur System
Restore ini (hampir mirip) dengan fungsi pada opsi "Menggunakan Last Known Good Configuration"
yang ada didalam Advance Startup Option Windows 7 dan XP (F8) sob.
Jadi, ini merupakan sebuah proses restorasi yang dilakukan oleh system restore
yang membutuhkan waktu rekonfigurasi relatif singkat dengan ditambah restart
sistem. Kemudian tidak ada software pihak-ketiga (third-party) yang mampu melakukan hal ini, terkecuali
menggunakan software backup sistem dengan menggunakan file-backup yang sudah
dibuat sebelumnya, yang biasanya memiliki file-size sangat besar, serta
membutuhkan waktu restorasi yang cukup lama. System restore bekerja dengan
membuat dan menyimpan restore point di komputer dalam periode tertentu.
Informasi yang disimpan disini adalah informasi registry dan juga berbagai
setting lain yang digunakan oleh windows. Selain tersimpan secara otomatis,
sobat juga bisa membuat Restore Point sendiri secara manual.
Perbedaan system restore dengan back up
Jika system restore
yang “dibackup” adalah
file-file sistem seperti registry dan pengaturan windows, tanpa menyertakan
file personal. Sedangkan system image backup akan membackup semuanya, mulai
dari file-file sistem hingga semua file personal yang kamu simpan. System
restore hanya mengubah sistem tanpa efek apapun pada data personal, sedangkan
system imange backup mengubah semuanya baik sistem maupun data personal.
Cara Melakukan Recovery Data dengan System Restore :
1. Pilih file yang akan dihapus.
2. Misalkan kita akan menghapus folder Adobe.
3. Setelah file terhapus, kita buka System Restore dengan Klik Start==>System Restore.
4. Tunggu hingga muncul jendela System Restore. Kemudian Klik System Restore.
5. Akan terdapat dua pilihan, pilih "Installed Oracle VM VirtualBox 5.0.6. Klik Next.
6. Muncul jendela konfirmasi. Klik Finish.
7. Jika muncul tampilan seperti gambar dibawah itu artinya sistem telah diinstal dengan Deep Freeze.
8. Tampilan seperti gambar dibawah artinya System File Computer dan Setting tidak dapat diganti.
9. Setelah proses run selesai dijalankan, Restart komputer.
10. Kita bisa mengecek apakah file yang tadi kita hapus bisa kembali lagi atau tidak. Dan ternyata file yang telah kita hapus tadi kembali.
KESIMPULAN
Restore merupakan proses pengembalian dan perbaikan
data/sistem berdasarkan file backup yang digunakan. Sedangkan Recovery dengan membandingkan data pada struktur
direktori dengan data pada blok, lalu apabila ditemukan kesalahan, maka program
tersebut akan mencoba memperbaikinya
System restore kita dapat mengembalikan file
semula yang telah dihapus.System restore dapat menjadi salah satu alternatif untuk
memprbaiki system windows yang sedang bermasalah seperti eror. Eror yang
terjadi pada komputer biasanya disebabkan oleh software yang bentrok dan tidak
compatible dan biasanya juga karna virus yang menyerang komputer.Dengan menggunakan
System restore ,keadaan bisa dikembaikan saat komputer keadaan baik.









0 komentar:
Posting Komentar